Apa Rencana Ridwan Kamil setelah Dipolisikan Sopir Ompreng Terkait 2 Kasus?

Bandung – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil belum akan ambil sikap terkait dua pelaporan dirinya oleh sopir angkot ilegal atau omprengan ke Polda Jabar. Ia akan menghormati proses hukum yang berlaku.

Hal itu disampaikan Tim Advokasi Ridwan Kamil Toni Permana, Senin (21/3/2016).

“Pada prinsipnya setiap orang bisa melaporkan apa pun. Kita menghormati apa yang mereka laporkan. Nanti kita buktikan dengan penjelasan. Kita akan perkuat dengan saksi-saksi di lapangan,” ujarnya.

Sampai dengan saat ini, kata dia, wali kota belum akan mengambil langkah hukum. Wali kota, menurutnya akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

“Kami berharap persoalan ini juga menempatkan asas praduga tak bersalah. Kita belum ada langkah hukum apa-apa,” tandasnya.

Dalam jumpa pers yang digelar tadi siang, Ridwan Kamil juga menegaskan akan taat dengan proses hukum yang berlaku. Ia siap diperiksa oleh polisi terkait persoalan ini. “Saya akan taat prosedur, kalau dipanggil ya datang,” tandasnya.

Ia tak gentar soal visum yang dilakukan oleh Taufik Hidayat, sopir angkutan ilegal atau omprengan yang melaporkan karena dugaan pemukulan. “Sok aja divisum, apanya yang mau divisum,” cetusnya.

Emil menegaskan kontak fisik antara ia dan sopir angkot ilegal itu bukan berupa pemukulan dan penonjokan. “Tidak ada itu,” tegasnya.
(err/try)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *